Pengolaha dengan Garam
Pengolahan dengan Garam
Garam sudah digunakan manusia sejak dahulu
kala bahkan zaman kenabian pun telah menggunakannya untuk pengolahan pangan
ataupun langsung untuk lauk pangan. Penggunaannya kini telah meluas untuk
berbagai bahan pangan. Garam dapat menimbulkan beberapa akibat bila dimasukan
kedalam jaringan tanaman segar.1. Garam memiliki gaya menahan secara
selektif terhadap mikroba yang terkontaminasi pada jaringan
2. Garam dapat mempengaruhi Aktivity
water (Aw) pada suatu substrat sehingga dapat mengontrol pertumbuhan mikroba
3. Pada fermentasi sayuran oleh
Leuconostoc, Lactobasillus dan pediococcus, asam yang dihasilkan lebih sedikit
(4.0 - 4.5), keasaman tersebut tidak dapat berfungsi sebagai pengawet tanpa adanya
garam.
Aplikasi
Pengolahan dengan Garam-
Contoh
pada bahan seperti ikan ....> Ikan Asin
-
Cara
penggaraman dapat dikelompokan menjadi 2 yaitu :
1. Metode penggaraman kering ...>
prinsipnya adalah menggunakan garam dalam bentuk padat atau kristal ...>
bahan diletakan dalam wadah berlapis dari dasar sampai permukaan ganti berganti
antara garam dan bahan ...> konsentrasi garam yang digunakan berkisar antara
30 - 50 % dari berat bahan.
2. Metode penggaraman basah pada
prinsipnya menggunakan larutan garam. Jadi garam kristal dibuat larutan garam
terlebih dahulu, kemudian digunakan untuk bahan. Kadar garam yang digunakan
adalah 18 – 40 %. Waktu penggaraman uga bervariasi tergantung pada jenis dan
ukuran bahan.
Postingan terkait:
Belum ada tanggapan untuk "Pengolaha dengan Garam"
Posting Komentar